Thursday, February 20, 2014

Cegukan (Hiccup)

Rasanya semua orang pernah mengalami cegukan (hiccup). Biasanya hal ini berlaku setelah makan - tentunya bukan setiap kali makan - tanpa kita ketahui penyebabnya. "Hik ... hik ...," kita terceguk tanpa bisa mengendalikannya. Hal ini agak  mengganggu, tetapi biasanya tidak dianggap serius dan biasanya tidak berlangsung lama. Tapi apa jadinya jika cegukan berlangsung terus menerus selama 11 tahun, seperti yang dialami Amanda Corby (46 th)?

Corby mengalami cegukan selama 11 tahun berturut-turut, hingga sekarang ini. Hal ini mulai terjadi pada tahun 2003 dan tidak pernah berhenti cegukan sejak saat itu. Tidak ada yang memahami mengapa hal itu bisa terjadi, termasuk Corby sendiri. Ia mengalami rangkaian cegukan sebanyak lima kali sehari. Ia cegukan setiap dua detik yang lamanya bisa sampai sepuluh menit. Jika ditotal, ia diperkirakan telah cegukan sebanyak tiga juta kali sejak sebelas tahun yang lalu.

Banyak dokter sudah didatangi dan berbagai metode pengobatan sudah dicobanya, tetapi tidak ada yang berhasil. Paling lama pengobatan itu hanya bertahan selama tiga bulan, setelah itu cegukannya kambuh lagi. Corby sudah tidak tahu apa lagi yang mesti dilakukannya untuk menyembuhkan penyakitnya itu. Mungkin ia akan terpaksa menerima hal itu sebagai bagian dari dirinya.

Walaupun cegukan kelihatannya masalah sederhana, tetapi mengalaminya secara terus menerus merupakan persoalan yang serius. Corby kadang terpaksa berhenti beberapa kali saat minum air disebabkan cegukannya itu (http://www.dailymail.co.uk/health/article-2561936/Woman-46-hiccuped-constantly-11-YEARS-struggles-drink-cup-tea.html). Mudah-mudahan kita dijauhkan dari hal yang seperti ini.

Kita juga pernah mengalami cegukan, tetapi biasanya cegukan itu akan hilang pada hari yang sama. Kalau kita suatu saat kembali mengalami cegukan, jangan mengeluh. Ingat saja bahwa itu merupakan masalah yang tidak seberapa. Bersyukurlah karena kita tidak mengalami cegukan yang menahun seperti yang dialami Corby.

Saturday, November 9, 2013

Gol



Demba Ba, pemain bola sepak Chelsea, diberitakan mencetak sebuah gol yang indah. Ia terus melakukan sujud syukur, menyungkurkan wajahnya ke tanah. Ia sangat istimewa bagi Demba Ba, kerana merupakan golnya yang perdana. Sujudnya jauh lebih istimewa, sebab tak ramai yang mampu berbuat sama.

Saat menyaksikan pertandingan bola, ramai manusia yang merasa teruja. Walaupun ia tiada kena mengena dengan kehidupan mereka. Yang dicari mungkin hiburan semata. Sementara hidup menuntut kerja nyata. Saat sang hero memasukkan bola ke gawang, ia merasa ikut menang. Seharusnya ia meradang, disebabkan waktunya yang terbuang. Masih bagus jika ada pelajaran yang boleh dibawa pulang.

Dalam hidup yang kita jalani pun sebenarnya ada banyak ‘gol’ yang membuat hati gembira. Tak mesti ‘gol’ yang hebat, ‘gol-gol’ kecil pun termasuk tanda berjaya. Semua itu adalah nikmat yang melimpah. Atasnya lidah kita mengucap Alhamdulillah. Ketika itulah, seluruh ‘gol’ menjadi benar-benar indah dan berkah.

Bersyukurlah, dan akan ada lebih banyak ‘gol’ yang tercipta. Tak percaya, sila mencuba!

Thursday, November 7, 2013

Di Balik Kematian

Kematian bukanlah akhir hidup manusia
Ia hanyalah pintu keluar dari dunia
Menuju kediaman berikutnya
Dunia ini menyibukkan dan membuat lupa
Sehingga banyak yang alpa
Untuk apa hidup itu sebenarnya
Tak kurang pula yang bersuka ria
Tak bersedia untuk hidup setelahnya

Umar bin Abdul Aziz pernah berkata:
"Di balik kematian ada dua tempat kediaman
Kalau engkau terlepas dari tempat yang pertama
Engkau akan berakhir di tempat yang kedua"
Tiada tempat yang ketiga
Tiada pula yang boleh membeli dengan hartanya
Satu kediaman bernama Surga
Yang lainnya bernama Neraka

Ramai yang ingin Surga
Tapi berkelakuan ahli Neraka
Ramai inginkan surga dunia
Tapi mengundang Neraka tiada habisnya

Siapa yang kejar dunia untuk akhiratnya
Dia beruntung sepanjang masa
Jangan cintai dunia, cintai Pemiliknya
Karena Dia saja yang boleh memberi bahagia
Bahagia yang sebenarnya
Dia saja, tiada selain-Nya

Jakarta, 8 Nov 2013
Alwi Alatas